Powered by Blogger.

7/03/2019

Kembangkan Usahamu: Untuk Para Pengelola UKM dari PMPS, Begini Cara Mendaftar Go-Food

ilustrasi
PARJAKARTA -- Go-Food merupakan bagian dari perusahaan yang melayani pemesanan ojek secara online, Go-Jek. Hanya saja, yang diantar pada pilihan Go-Food adalah makanan. (baca di sini lebih lengkap)

Berikut cara mendaftar sebagai salah satu merchant di Go-Food:

1. Download Aplikasi

Cara mendaftar Go-Food pertama-tama dilakukan dengan mendownload aplikasi Go-Biz di app store. Kemudian buka aplikasi dan pilih daftar Go-Food lalu tekan daftar sekarang.

Pelaku usaha diminta untuk memilih jenis pendaftaran yang sesuai dengan kebutuhan. Jika memilih 'buka restoran baru milik pribadi' maka pilih lokasi.

Selanjutnya, pelaku usaha diminta untuk memasukkan nama pemilik usaha, email, serta nomor handphone pada kolom yang tersedia dan klik buat akun.

Baca: Tokoh Masyarakat Humbahas, Hj. Rotua Br Tohang Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Siniang

Lebih lanjut, masukan kode nomor OTP yang di SMS oleh Go-Jek untuk proses verifikasi. Pelaku usaha akan kembali diminta untuk mengisi detail informasi restoran.

Masukkan titik lokasi restoran di posisi yang lebih akurat. Jika sudah pasti maka pelaku usaha bisa mengklik konfirmasi dan simpan.

Tahap berikutnya, pelaku usaha diminta untuk mengisi data pribadi, seperti nomor telepon pemilik usaha, KTP, NPWP, hingga informasi rekening bank.

Jika semua data telah dilengkapi, pelaku usaha akan diminta untuk menyimpan data. Namun, bila pemilik rekening bank berbeda dengan pemilik restoran maka masukkan nama pemilik sesuai KTP dan nama pemegang rekening bank beserta upload surat kuasa. (baca di sini lebih lengkap)

Berikutnya, masukkan informasi tarif pajak yang berlaku pada restoran dan tarif pelayanan jika ada. Pilih apakah tidak ada atau maksimal pengenaan pajak 10%.

Selanjutnya, pilih simpan dan baca syarat serta ketentuan jika telah menyetujui ketentuannya. Terakhir, pilih kirim data usaha, sehingga pendaftaran yang dilakukan selesai dan akan segera diproses sesuai jangka waktu.

Jika proses diterima, pelaku usaha diminta untuk menambah informasi restorannya. Misalnya, jam operasional, menu restoran, profil restoran, dan pilih aktifkan sekarang.

Sementara bila proses ditolak, maka pelaku usaha diminta untuk memperbaiki data yang tidak sesuai.

2. Biaya Serta Lama Waktu Pendaftaran

Go-Jek tidak memasang biaya pendaftaran alias gratis. Lamanya proses pendaftaran pun tidak lebih dari dua hari. Setelah itu pemesanan Go-Food ke restoran sudah bisa dilakukan.

Selamat mencoba! (sumber)
Published: By: Admin2 - 7/03/2019

11/19/2018

Ketua Penasihat PMPS Hadiri Pengajian Akbar di Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan

Op Abay Sihotang br Sinaga ketika memberikan kata sambutan di Masjid Dolok Sanggul
PARJAKARTA -- Ketua Penasihat Punguan Muslim Pakkat Saportibion (PMPS), Op Abay Sihotang br Sinaga (ibu Rosdiana Sinaga(ny.Alm Kombes Kasirun Sihotang) menghadiri pengajian atau majelis Dzikir di Dolok Sanggul baru-baru ini.

Hal itu diinfokan WAG PMPS baru-baru ini. Acara itu juga dibarengi dengan penggalangan dana untuk pembangunan kamar mandi.

"Alhamdulillah Majlis Dzikir Humbang Hasundutan yg bergilir di wilayah Humbang Hasundutan 1x dalam 3 bln hari ini tepatnya di Masjid Raya Doloksanggul. Dihadiri ibu Rosdiana Sinaga(ny.Alm Kombes Kasirun Sinaga) sedang memberi kata sambutan dan menyampaikan infaq pembangunan tangga penghubung kamar mandi Masjid Raya Doloksanggul..," demikian tulis infonya.

PMPS didirkan di Pamulang, Tangerang, Banten oleh Alm. Kombes Kasirun Sihotang dan pernah diketuai oleh Ust Sabar Hutagalung, H. Julkifli Marbun, MA dan Pa Nisa Simanullang.
Published: By: Admin2 - 11/19/2018

H. Julkifli Marbun Doakan Peresmian Musholla Masjid Ali Usman bin Mandele Sinaga di Pakkat Menjadi Keberkahaan untuk Umat

H. Julkifli Marbun, MA
PARJAKARTA -- H. Julkifli Marbun, Ketua PMPS 2015, mengucapkan selamat atas peresmian Masjid (ar Rahman) Ali Usman bin Mandele Sinaga di Pakkat oleh Ketua Penasihat Punguan Muslim Pakkat Saportibion (PMPS), Hj. Op Abay Sihotang br Sinaga baru-baru ini.

Ucapan itu disampaikan melalui pesan Whatsapp kepada Ketua Penasihat, yang juga pewaqaf, saat berkunjung ke Pakkat, Humbang Hasundutan.

Peresmian Masjid (ar Rahman) Ali Usman bin Mandele Sinaga di Pakkat
"Selamat nantulang.. smg lancar salam dr kami bere di Malaysia.. Smg menjd amal jariyah untuk ompung dan memdpt keberkahan yg terbaik dr Allah SWT 🙏🏻🙏🏻," tulis Julkifli yang juga caleg DPR RI 2019 untuk Dapil Sumut II dari Partai Bulan Bintang dan mengelola BeritaDekho Com dan TobaPosCom ini.

Masjid Ar Rahman atau Ali Usman bin Mandele Sinaga dibangun dalam tipe mushalla di dekat kantor Polsek Pakkat. Pembangunannya sudah dilakukan dalam beberapa bulan ini. (baca di sini selanjutnya).

Ketua Penasihat merupakan istri dari almarhum pendiri PMPS, Op. Abay Sihotang yang dikenal aktif dan selalu terlibat dalam pembangunan sosial di Pakkat maupun di perantauan.
Published: By: Admin2 - 11/19/2018

8/10/2018

Kok Bisa? Industri Keuangan Syariah Indonesia Kalah dari Thailand, dan Australia

ilustrasi
PARJAKARTA -- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa perkembangan aset syariah Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga, Malaysia. Padahal, kata Bambang, populasi muslim di Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan di Malaysia.

"Ada suatu periode di mana sulit sekali aset dari perbankan syariah melewati 5 persen dan jika dibandingkan aset perbankan syariah Malaysia yang sudah 20 persen. Secara presentase kita jauh di bawah," kata Bambang dalam High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia, di Kantor Kementerian PPN, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Tak hanya kalah dari Malaysia, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia juga turut tertinggal dari negara semacam Thailand dan Australia. Padahal, jumlah penduduk muslim di sana sangat kecil bila dibandingkan dengan Indonesia. (baca selanjutnya)
Published: By: Admin2 - 8/10/2018
 

Ads